BERAU TERKINI – Penyaluran bantuan bagi nelayan di Kabupaten Berau diminta lebih tepat sasaran, khususnya bagi mereka yang benar-benar masuk dalam kewenangan pemerintah daerah.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menyampaikan, akurasi data menjadi kunci agar program bantuan benar-benar berdampak pada kesejahteraan nelayan lokal.

“Bantuan ini harus tepat sasaran. Jangan sampai nelayan yang membutuhkan justru tidak merasakan manfaatnya,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menilai masih ada potensi ketidaktepatan akibat kurangnya sinkronisasi data antarinstansi. 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah

Karena itu, Arman mendorong pembaruan data secara berkala disertai verifikasi langsung di lapangan.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat juga dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih bantuan.

“Jangan sampai ada yang menerima ganda, sementara yang lain tidak tersentuh,” tegasnya.

Tak hanya soal bantuan alat tangkap, Arman juga menekankan pentingnya pendampingan dan pelatihan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Ia berharap pemerintah daerah lebih selektif dengan memprioritaskan nelayan kecil yang dinilai paling rentan secara ekonomi.

“Pendataan dan penyaluran harus transparan dan akuntabel agar benar-benar meningkatkan kesejahteraan nelayan,” pungkasnya. (*/Adv)