BERAU TERKINI – Dinas Pangan hingga Bulog Berau masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat soal tambahan 2 liter minyak goreng dalam bansos.

Pemerintah Pusat dan DPR RI telah menyepakati adanya penambahan bansos berupa minyak goreng bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Bantuan tambahan ini akan diberikan kepada penerima bansos pada Oktober dan November 2025 mendatang, dengan volume masing-masing 2 liter per bulan.

Menanggapi hal ini, Perum Bulog Cabang Berau mengaku hingga saat ini belum menerima penugasan resmi terkait program tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Berau, Lucky Ali Akbar saat dimintai konfirmasi mengenai kesiapan pelaksanaan distribusi bantuan tambahan tersebut.

“Sejauh ini belum ada penugasan secara resmi ke kami, karena yang memberikan penugasan itu Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan kami hanya menyalurkan,” kata Lucky, saat dihubungi pada Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, sebagai lembaga yang menjalankan distribusi, Bulog akan siap menyalurkan bantuan apabila sudah ada surat tugas dan arahan teknis dari Bapanas. Namun untuk saat ini, pihaknya belum bisa memastikan mekanisme penyaluran maupun jumlah penerima bantuan di wilayah Kabupaten Berau.

Selaras dengan hal ini, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan juga mengungkapkan hal serupa.

Ia menyebutkan bahwa hingga kini belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat terkait penambahan bantuan berupa minyak goreng sebanyak 2 liter untuk penerima bansos.

“Belum ada informasi resmi yang kami terima, baik secara tertulis maupun melalui rapat koordinasi. Tapi kalau memang sudah ada instruksi dari pusat, tentu kami siap menjalankannya sesuai aturan yang berlaku,” ujar Rakhmadi.

Ia menegaskan, Dinas Pangan Berau akan mendukung penuh program-program pemerintah pusat, khususnya yang menyasar penguatan ketahanan pangan masyarakat di daerah.(*)