BERAU TERKINI – Pesatnya perkembangan sektor industri dan pertambangan di Kalimantan Timur menyisakan tantangan besar, terutama pada ketersediaan tenaga kerja lokal yang memiliki keahlian spesifik.
Menjawab kebutuhan tersebut, Politeknik Sinar Mas Berau Coal hadir sebagai perguruan tinggi vokasi pertama yang menjembatani dunia pendidikan dengan realitas industri.
Berlokasi di Jalan Raja Alam II, Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, institusi ini berfokus pada penguasaan keahlian terapan melalui penggabungan teori dan praktik di lingkungan kampus yang disiplin, peduli lingkungan, dan bebas asap rokok.
Supervisor Admisi dan Pemasaran Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Maria Relita, mengungkapkan, keunggulan utama kampus ini terletak pada pendalaman praktik yang sangat dominan.
Ia menekankan pentingnya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis maupun karakter agar memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.

“Kami adalah kampus vokasi utama yang ada di dalam Kabupaten Berau. Di sini, keunggulan kuliah di Politeknik Sinar Mas Berau Coal mahasiswa memiliki sertifikasi kompeten, sertifikasi soft skill. Selain belajar mata kuliah, mereka juga dibekali soft skill seperti presentase skill dan leadership,” ujar Maria, Kamis (5/2/2026).
Secara institusi, Politeknik Sinar Mas Berau Coal membawa visi besar untuk menjadi politeknik unggul di Indonesia dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis teknologi terapan yang terintegrasi dengan industri.
Di bawah naungan Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC), manajemen menjalankan misi untuk menyelenggarakan pendidikan yang ahli dan tersertifikasi, serta mengembangkan riset terapan yang mampu menjawab tantangan nyata di sektor pertambangan dan logistik.
Keseriusan dalam mencetak tenaga kerja siap pakai dibuktikan dengan dibukanya program studi yang sangat spesifik dan memiliki permintaan tinggi di pasar kerja.
Program tersebut meliputi Diploma III Survei dan Pemetaan (Survey and Mapping), Diploma III Perawatan Mesin (Machinary Maintenance), serta Diploma IV Teknologi Rekayasa Logistik (Logistic Engineering).
Bukti nyata kualitas pendidikan ini terlihat langsung pada kemandirian para mahasiswanya.

Sakir Saputra, mahasiswa semester akhir program studi Logistic Engineering, tampak cekatan saat memandu jalannya survei area dan menjelaskan berbagai fasilitas teknik.
Saat berada di area workshop, ia mampu memaparkan detail mekanisme berbagai alat berat yang menjadi sarana praktik harian mahasiswa.
“Di sini kami tidak hanya melihat, tapi memahami mekanisme setiap alat. Kami dididik untuk menguasai alur kerja logistik sekaligus teknis peralatannya agar saat di lapangan nanti kami sudah tidak canggung lagi,” ungkap Sakir sambil menunjukkan titik-titik krusial di area workshop.
Proses transfer ilmu yang efektif dari praktisi ke mahasiswa didukung penuh oleh fasilitas modern, seperti E-Library dan sistem informasi akademik eCampuz.
Selain itu, integrasi langsung dengan operasional PT Berau Coal memberikan pengalaman magang dan praktik lapangan yang sangat nyata bagi seluruh mahasiswa.
Saat ini, Politeknik Sinar Mas Berau Coal terus membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk bergabung dan bertransformasi menjadi tenaga profesional yang kompeten di bidangnya. (*)
Penulis: Najwa Aprilia
