BERAU TERKINI – Sebuah tiang listrik milik PT PLN dilaporkan berada di tengah jalan yang baru dilakukan pengecoran di simpang Jalan Bangsawan dari arah Jalan Bulungan, Gunung Tabur.
Keberadaan tiang listrik tersebut dianggap membahayakan pengguna jalan karena posisinya memakan seperempat badan jalan.
Menanggapi hal itu, PT PLN UP3 Berau langsung menerjunkan tim teknis untuk melakukan survei keberadaan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) atau tiang listrik yang berada di badan jalan tersebut.
Manajer PT PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, mengatakan, tim telah terjun ke lapangan persis setengah jam setelah mendapatkan laporan tersebut.
“Sudah, tim kami sudah survei itu,” kata Rizki kepada Berauterkini, Selasa (23/9/2025).
Sebagai langkah antisipasi, dia menyebut, tim teknis telah memasang stiker fosfor atau stiker yang dapat memantulkan cahaya ketika mendapat sorotan lampu kendaraan.
Pantulan cahaya itu dapat menjadi penanda keberadaan tiang listrik yang berada persis di badan jalan tersebut.
“Itu langkah jangka pendek,” bebernya.
Sebagai langkah jangka panjang, pihaknya masih menanti hasil laporan lapangan terkait langkah pemindahan tiang listrik tersebut.
Riski menjelaskan, jika tiang tersebut dipindahkan oleh tim teknis menggunakan kendaraan khusus, risikonya listrik bisa disetop sementara.
Namun, listrik masih bisa dibiarkan tetap menyala, namun melalui pertimbangan matang oleh tim lapangan yang dipercaya PT PLN untuk mengatasi masalah tersebut.
Terkait jadwal pemindahan tiang, dia mengatakan akan memaksimalkan waktu secepatnya agar warga tak terganggu dengan keberadaan SUTR tersebut.
“Itu teknis, kami belum dapat pastikan, yang jelas ada dua skema itu,” tuturnya.
Dia meminta kepada pengguna jalan umum di kawasan tersebut untuk berhati-hati saat berkendara, terutama saat malam hari.
Meski dibantu pencahayaan lampu penerangan jalan umum (PJU), para pengendara diminta untuk tetap waspada demi menghindari potensi kecelakaan.
“Tetap harus hati-hati saat berkendara,” pesan dia. (*)
