BERAU TERKINI – Diskan Berau buka suara soal rencana festival Irau Manutung Jukut di tahun 2026 ini.

Festival Irau Manutung Jukut adalah acara tahunan dalam rangka HUT Kota Tanjung Redeb dan Kabupaten Berau yang biasanya dilaksanakan setiap bulan September.

Acara ini menjadi daya tarik warga dan juga daya tarik wisata karena merupakan festival bakar ikan terbesar di Berau.

Namun pada tahun 2025 lalu, Festival Irau Manutung Jukut tidak terlaksana seperti biasanya.

Hal itu terjadi lantaran surat edaran Kemendagri mengenai pelaksanaan acara di daerah imbas demo besar-besaran pada bulan Agustus 2025 silam.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid mengatakan untuk tahun ini pengadaannya masih menunggu instruksi dari pemerintah daerah bagaimana kebijakannya.

“Untuk tahun 2026 ya kalau nanti instruksi pimpinan diadakan, ya kita laksanakan,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid (Adrikni/BT)
Kepala Diskan Berau, Abdul Majid (Adrikni/BT)

Ia menjelaskan acara Festival Irau Manutung Jukut memiliki tujuan utama yakni gerakan gemar makan ikan.

Hal itu dilakukan untuk penanganan stunting anak-anak di Berau.

“Misi kita adalah gemar makan ikan. Jadi proses edukasi pada masyarakat tentang makan ikan dan sebagainya,” ujarnya.

Diketahui tiap Irau Manutung Jukut digelar, setidaknya terdapat 10 hingga 12 ton ikan baik dari air tawar dan air laut diberikan pada masyarakat yang mengikuti acara ini.

Menurut Abdul Majid, acara ini akan kembali dilaksanakan jika tidak ada kendala seperti tahun sebelumnya dan jika situasi memungkinkan, maka akan dilaksanakan kembali.

“Ya dengan catatan tadi kalau kondisi kata kondusif dan sebagainya, ya insya Allah. Tapi kalau kondisi tidak kondusif seperti kemarin kan tidak kondusif akan berpengaruh juga bagi kabupaten dan kota,” jelasnya.

“Kita ini kan di dalam bernegara dan sebagainya kan ada keputusan dari pemerintah pusat kan. Tetapi kalau tidak ada edaran dan sebagainya ya insya Allah jalan kita nanti,” ucapnya.