BERAU TERKINI – Berikut ini informasi suksesi kepemimpinan di Iran usai tewasnya Ayatollah Khamenei.
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat.
Media nasional Iran mengonfirmasi pemimpin tertinggi mereka yakni Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan.
Dilansir laporan Al Jazeera, selain Ayatollah Ali Khamenei, media Iran juga mengonfirmasi cucu dan menantu serta anak perempuan dari Ayatollah Ali Khamenei turut tewas.
“Media Iran mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan Israel dan Amerika Serikat ke negaranya,” tulis laporan Al Jazeera.
“Media Iran menyebut anak perempuan, menantu serta cucu Ayatollah Ali Khamenei juga ikut tewas,” jelasnya.

Usai kematian pemimpin tertinggi Ayatollah Khamenei, kini kepemimpinan nasional Iran diambil alih oleh tiga orang.
Yakni Presiden Iran, Ketua Dewan Peradilan dan seorang dari Dewan Penjaga Revolusi yang akan menjadi pimpinan Iran.
“Media Iran menyebut tiga orang yakni Presiden Iran, Ketua Dewan Peradilan dan seorang dari Dewan Penjaga Revolusi bakal mengambil alih kepemimpinan Iran untuk saat ini,” jelasnya.
Adapun Iran kini memasuki masa berkabung usai tewasnya Ayatollah Khamenei. Masa berkabung nasional akan digelar selama 40 hari.
Dalam laporan BBC terlihat lokasi kediaman Ayatollah Ali Khamenei yang luluh lantak akibat serangan Israel dan Amerika Serikat.
Foto citra satelit menunjukkan, bangunan yang diduga lokasi Ayatollah Ali Khamenei hancur rata dengan tanah akibat serangan.
Pihak Israel mengklaim setidaknya 30 bom diluncurkan untuk menghancurkan kediaman Ayatollah Ali Khamenei.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim pemimpin tertinggi Iran yakni Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan.
“Ayatollah Ali Khamenei orang paling jahat dalam sejarah dunia telah tewas,” ujar Donald Trump dalam akun media sosialnya dikutip dari akun X resmi White House.
Donald Trump menyebut kematian Ayatollah Ali Khamenei merupakan keadilan bagi seluruh warga dunia.
Dia menyebut pemimpin tertinggi Iran itu merupakan manusia paling jahat sepanjang sejarah dunia.
“Ini adalah keadilan bagi rakyat Iran,” ujarnya.
“Tak hanya itu, ini juga keadilan bagi rakyat Amerika Serikat dan warga dunia yang telah menjadi korban kekejaman Ayatollah Ali Khamenei,” jelasnya.
