BERAU TERKINI – Manajemen Atletico Madrid heran dengan sikap Real Madrid yang melayangkan protes atas kartu merah Federico Valverde.

Sebab, Atletico Madrid menyebut pihaknya dirugikan atas banyak keputusan wasit.

Atletico Madrid mengklaim seharusnya mendapatkan tendangan penalti atas pelanggaran Dani Carvajal atas Marcos Llorente pada menit ke 62.

Momen yang dianggap berpotensi membawa Atletico Madrid membuat skor imbang di tengah jalannya pertandingan menjadi 2-2 lebih awal sebelum gol roket Nahuel Mollina.

Dalam laporan Marca, Atletico Madrid menganggap protes itu berlebihan karena hasil dari laga tersebut membawa kemenangan untuk Real Madrid.

Pelanggaran yang dilakukan Kapten Real Madrid Federico Valverde atas Alex Baena. (X/@harziiz)
Pelanggaran yang dilakukan Kapten Real Madrid Federico Valverde atas Alex Baena. (X/@harziiz)

Isu yang disuarakan Real Madrid terkait konflik pribadi antara Alex Baena dan Federico Valverde pun dianggap tidak tepat.

Pun hal itu belum terkonfirmasi oleh kedua pemain yang diduga memiliki konflik tersebut.

Apalagi, Los Rojiblancos disebut menjadi biang masalah karena membuat Real Madrid kehilangan peran Federico Valverde dalam laga berat dua pekan ke depan.

“Justru yang membuat pertandingan menarik, karena komposisi pemain yang terbatas harus menjadi penentu nasib klub,” tulis Marca dalam laporannya.

Tak hanya pelanggara itu, Federico Valverde pun disebut banyak melakukan pelanggaran lainnya yang tak diganjar kartu oleh wasit.

“Buktinya Real Madrid hanya mendapat dua pelanggaran dalam pertandingan itu,” tulisnya lagi.

Kondisi yang dapat dimaknai justru setiap keputusan wasit tentu merugikan Atletico Madrid.

“Tapi kami tidak mengerti, kenapa Real Madrid mengeluh soal kartu merah Valverde,” tutup laporan itu.