BERAU TERKINI – Gelandang Serang Real Madrid Ferderico Valverde menunjukkan kualitasnya dalam laga final leg 2 Champions League saat berjumpa Benfica.
Dua gol yang tercipta di laga itu, merupakan hasil kreativitas Ferderico Valverde yang mampu membaca situasi saat menyerang.
Di era eks pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, Federico Valverde sangat buas.
Tak hanya membantu serangan, namun juga bisa menjadi penendang dari luar kotak penalti.
Tendangan roket Federico Valderde kerap berbuah gol penting yang menyelamatkan klub saat diasuh Carlo Ancelotti.
Saat laga malam tadi, Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa, membisikkan pesan penting ke Federico Valverde sebelum laga di mulai.
Ia meminta agar pemain itu bisa tampil kembali seperti dirinya ketika diasuh Don Carlo sapaan Carlo Ancelotti.
“Saya sudah katakan ke dia, saya ingin gol dan assist seperti saat masa Don Carlo,” kata Alvaro Arbeloa, mengutip laman resmi Real Madrid.

Sebagai kapten tim, Federico Valverde disebut mampu menjaga kestabilan emosi pemain di lapangan.
Selain itu, disebut Alvaro Arbeloa, tugasnya juga memastikan taktik yang telah dibahas di sesi latihan terakhir dijalankan oleh semua pemain.
“Dia menjalankan tugasnya dengan baik,” ucap dia.
Federico Valverde juga disebut sebagai pemain yang adaptif di lapangan.
Skema pertukaran posisi berjalan dengan baik.
Ketika Franc Mastantuono masuk sebagai pemain pengganti, Federico Valverde bermain di sayap kiri menggantikan Arda Guler.
“Itu yang membuat pemain ini istimewa,” ujarnya.
Alvaro Arbeloa juga menyebut dia sebagai pemain yang aktif untuk mencari dan mengatur bola.
Tanpa berhenti, Federico Valverde tahu cara untuk menempatkan posisi yang tepat saat menyerang.
Dari hasil 2-1 melawan Benfica malam tadi, skuad Los Blancos resmi lolos ke babak 16 besar.
Klub raksasa spanyol ini akan berpeluang bertemu dua tim elit eropa lainnya, antara Manchester City atau Sporting Lisbon.
