BERAU TERKINI – Kemenag Berau beri penjelasan terkait pelaksanaan salat tarawih di bulan Ramadan tahun ini.

Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas pengelola Dua Masjid Suci akan melaksanakan salat tarawih 13 rakaat. Salah tarawih itu terdiri dari 10 rakaat salat tarawih dan 3 rakaat salat witir.

Pelaksanaan ibadah salat tarawih sebanyak 13 rakaat itu akan dilaksanakan pada bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Diketahui, umumnya pelaksanaan salat tarawih di Indonesia berjumlah 11 rakaat atau 23 rakaat.

Di mana untuk 11 rakaat terdiri dari 8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir, sedangkan untuk 23 rakaat terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir.

Menanggapi hal itu, Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono mengatakan kemungkinan Arab Saudi memutuskan hal tersebut sudah melalui beberapa kajian.

Salah satunya yakni hendak meringankan beban jamaah yang saat ini Arab Saudi sedang padat oleh umat yang melaksanakan ibadah umrah.

“Jadi kami tidak terlalu berani ikut mencampuri atau mungkin berkomentar lebih karena memang itu kan domainnya mereka,” ujar Kabul Budiono kepada Berauterkini.co.id, Kamis (12/2/2026).

Meskipun begitu, sampai saat ini Indonesia masih melaksanakan tarawih dengan 8 atau 20 rakaat.

Menurutnya, belum ada imbauan lebih jauh dari Kemenag RI soal pelaksaan salat tarawih tahun ini.

“Belum ada ya, artinya belum ada karena memang kita masih meyakini di kita dan Majelis Ulama juga sampai hari ini masih menetapkan yang seperti yang sudah kita laksanakan selama ini, 8 dan 20 itu,” jelasnya.

Kabul Budiono memperikirakan tidak ada perubahan terkait jumlah rakaat salat tarawih dan witir di Indonesia.

Hal itu dikarenakan hingga saat ini belum mendapatkan arahan terkait dengan hal tersebut. “Sampai hari ini kita belum mendapatkan itu. Itu memang baru di Arab Saudi,” katanya.

Kepala Kemenag Berau Kabul Budiono (Adrikni Sholikhati/BT)
Kepala Kemenag Berau Kabul Budiono (Adrikni Sholikhati/BT)

Untuk diketahui, Otoritas pengelola Dua Masjid Suci yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengumumkan soal pelaksanaan salat tarawih dan salat witir di bulan puasa tahun ini.

Dilansir laporan CNN Indonesia, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan melaksanakan salat tarawih berjumlah 13 rakaat pada Ramadan ini.

Di mana salat tarawih itu terdiri dari 10 rakaat salat tarawih dan ditutup dengan 3 rakaat salat witir.

Pemerintah Arab Saudi menilai jumlah rakaat tersebut mampu menjaga kekhusyukan ibadah serta memberikan kenyamanan bagi jamaah yang terus meningkat setiap Ramadhan

“Salat Tarawih di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, akan terdiri dari 10 rakaat,” dikutip dari laporan CNN Indonesia.