BERAU TERKINI – BPS akan melakukan program Sensus Ekonomi 2026 untuk melakukan pendataan terhadap aktivitas ekonomi di Indonesia.
Badan Pusat Statistik atau BPS RI akan melakukan program nasional pada tahun depan.
Program itu adalah Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026.
Dilansir dari laman resmi BPS RI, SE2026 adalah program sensus yang bertujuan menyediakan data seluruh aktivitas perekonomian di Indonesia.
Ada 18 kategori aktivitas ekonomi yang akan menjadi sasaran pendataan SE2026.
Yakni pendidikan, real estate, penyediaan akomodasi makan dan minum, pengadaan listrik gas dan uap air.
Lalu perdagangan besar dan eceran, infromasi dan komunikasi, aktivitas profesional dan ilmiah, aktivitas kesehatan manusia, aktivitas badan internasional.
Kemudian, pertambangan dan penggalian, treatment air dan limbah, transportasi dan pergudangan, keuangan dan asuransi, aktivitas penyewaan, hiburan dan kesenian, industri pengolahan, hingga konstruksi.
Menurut BPS, Sensus Ekonomi 2026 penting dilakukan untuk mengetahui tren perekonomian terkini hingga sebagai basis data dalam mendukung kebijakan.
“Data yang dihasilkan akan mendukung perencanaan dan keputusan strategis, memotret tren perekonomian terkini, serta membantu pelaku usaha mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis,” tulis laman resmi BPS.
Lebih jauh, Sensus Ekonomi 2026 akan dimulai pada bulan Mei 2026.
Di mana tahap awal adalah pengisian kuesioner online dengan sasaran perusahaan besar.
Adapun pada Juni hingga Juli 2026 akan dilakukan pendataan secara tatap muka langsung atau door to door.
