BERAU TERKINI – Dinas Perhubungan Kabupaten Berau berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi umum seiring dengan semakin dekatnya libur Lebaran tahun ini.
Volume pengguna jasa transportasi diprediksi akan melonjak tajam dan petugas di lapangan akan menghadapi beragam karakteristik penumpang.
Guna memastikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan menghindari kendala teknis, Dishub Berau memfokuskan pembenahan pada aspek pelayanan dasar.
Kabid Angkutan Dishub Berau, Hendra Syaifuddin, menjelaskan, pembenahan mencakup kedisiplinan pemberian karcis, ketepatan waktu keberangkatan, penyediaan ruang tunggu yang representatif, hingga pemeliharaan kebersihan fasilitas umum seperti toilet.

Di sektor transportasi laut, Dishub bersinergi dengan pihak Syahbandar untuk mulai menerapkan standar pelayanan yang mengacu pada International Maritime Organization (IMO).
Salah satu poin krusial yang diatur adalah tata cara penumpang masuk ke dalam speedboat agar tetap tertib dan tidak bergerombol.
Selain itu, manajemen logistik di atas kapal juga menjadi perhatian serius demi menjaga keseimbangan dan ruang gerak armada.
Petugas kini memberikan instruksi khusus agar barang bawaan penumpang tidak ditumpuk secara sembarangan yang dapat membahayakan stabilitas kapal.
“Kami beri tulisan supaya barang itu tidak ditumpuk lagi,” ujar Hendra kepada Berauterkini, Selasa (3/3/2026).
Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama antara penyedia jasa dan pengguna jasa.
Oleh karena itu, Hendra memberikan imbauan tegas kepada para penumpang agar senantiasa mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku selama perjalanan.
Ketegasan dalam mengikuti aturan ini menjadi kunci utama agar pemudik maupun wisatawan dapat sampai di tempat tujuan tanpa hambatan.
“Harapan kami tetap mengikuti SOP yang ada, tidak melalaikan, supaya masyarakat yang berwisata atau mudik dapat sampai di tujuan dengan selamat dan dapat berkumpul lagi dengan keluarganya, begitu pun nanti pulangnya,” tutup Hendra. (*)
