TANJUNG REDEB – Ruas jalan utama Kampung Gurimbang menuju Sukan, Kecamatan Sambaliung, mendapatkan perbaikan ringan yang dilakukan gotong-royong dengan melibatkan pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan pengusaha.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi, mengatakan, pengerjaan perbaikan jalan tersebut dilaksanakan secara swakelola, di mana kebutuhan operasional dipenuhi secara gotong royong.
“Anggarannya tidak mahal, ini dikerjakan secara gotong-royong,” kata Junaidi dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (18/5/2025).
Dia mengatakan, puluhan lubang menganga yang ditutupi menggunakan aspal dingin alias butas itu hanya menghabiskan anggaran Rp7 juta.
Anggaran tersebut digunakan untuk pembelian bahan bakar alat berat, konsumsi pekerja, perbaikan alat berat, dan pengawalan alat berat yang menggunakan masyarakat kampung.
Untuk material seperti pasir batu didapatkan aparat kampung setelah berkomunikasi dengan perusahaan di sekitar kampung.
Junaidi menjelaskan, perbaikan jalan rusak sepanjang 7 kilometer itu dilakukan dengan menurunkan alat berat milik DPUPR Berau, seperti motor grader, vibrator roller, baby roller, dan dump truk untuk mengangkut material proyek.
“Kalau lubang kecil, kami pakaikan butas, sementara yang rusak parah dilapisi sertu,” tuturnya.
Dia mengakui, saat ini pengerjaan jalan di Berau mengalami pengurangan anggaran yang berasal dari APBD, sehingga penanganan belum dapat dilakukan secara permanen.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara permanen sambil melakukan pendataan ruas jalan yang mengalami kerusakan berat.
Kendati demikian, pada tahun ini akan diusulkan kembali perbaikan jalan secara permanen pada APBD Perubahan 2025.
Tahun depan, rencananya akan diusulkan peningkatan jalan secara menyeluruh untuk memastikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tak terganggu akibat lubang di jalan tersebut.
“Semoga usulan ini dapat dikabulkan,” harap Junaidi. (*)
