BERAU TERKINI – Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Berau kini resmi memiliki kepengurusan baru, Muhammad Hafiduddin Ramadhani jabat ketua umum.
Melalui Kongres Luar Biasa (KLB), Muhammad Hafiduddin Ramadhani ditetapkan sebagai Ketua Umum Afkab Berau untuk periode 2025–2029.
Diketahui Muhammad Hafiduddin Ramadhani merupakan anak dari Bupati Berau Sri Juniarsih dan almarhum Bupati Muharram.
Pelantikan pengurus berlangsung di Mitra Klasik Ballroom Tanjung Redeb dengan dihadiri jajaran Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Timur, unsur pemerintah daerah, serta tokoh olahraga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amiruddin, yang turut hadir dalam pelantikan, menyampaikan apresiasi atas jalannya proses pemilihan yang berlangsung cepat dan kondusif.
Ia menyebut hal ini sebagai langkah positif dalam memperkuat organisasi olahraga di tingkat kabupaten.
“Selamat kepada ketua terpilih beserta pengurusnya. Proses pemilihan yang berlangsung lancar ini patut diapresiasi. Kami berharap pengurus yang baru dapat segera bekerja untuk membangun pembinaan futsal di Berau,” ujarnya.
Amiruddin menambahkan, keberadaan kepengurusan cabang olahraga yang sah sangat penting, terutama menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada Oktober mendatang.
Ia menegaskan bahwa tanpa kepengurusan resmi, cabang olahraga bisa terancam tidak dapat mengikuti ajang multi-event tersebut.
“Fasilitas yang memadai akan menunjang pembinaan atlet lokal dan meningkatkan prestasi daerah,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Afkab Berau, Muhammad Hafiduddin Ramadhani, menyampaikan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar.
Ia menekankan kecintaannya pada futsal sekaligus komitmen membawa nama Berau lebih dikenal di tingkat provinsi maupun nasional.
“Bagi saya, futsal bukan hanya olahraga. Ini juga sarana pembinaan karakter bagi generasi muda. Kami sudah memulai langkah dengan pembinaan pra Porprov sebelum pelantikan ini, dan ke depan akan memperkuat pembinaan usia dini melalui liga pelajar,” jelasnya.
Hafiduddin menegaskan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, demi menciptakan sistem pembibitan yang berkelanjutan. Baginya, regenerasi pemain muda adalah aset berharga yang harus dijaga untuk masa depan futsal Berau.
“Kami berharap pengurus dapat solid dan konsisten dalam melakukan pembinaan, karena bibit-bibit inilah yang nantinya akan mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
