BERAU TERKINI – Kabar baik bagi ribuan keluarga di Kabupaten Berau. Perum Bulog Kantor Cabang Berau kembali merealisasikan penugasan pemerintah dengan menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi periode Februari–Maret 2026.
Distribusi ini menyasar sebanyak 12.212 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 13 kecamatan dan 110 kampung/kelurahan.
Mengingat kondisi geografis Berau yang luas dan menantang, Bulog menerapkan strategi khusus agar bantuan ini tidak terlambat sampai ke tangan yang berhak.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Berau, Lucky Ali Akbar, menegaskan, proses penyaluran dilakukan secara terukur dengan pendekatan prioritas wilayah.

Fokus utama adalah memastikan setiap keluarga mendapatkan haknya sesuai jumlah dan kualitas yang ditetapkan.
“Penyaluran ini tidak hanya distribusi, tetapi kami pastikan tepat jumlah, tepat sasaran, dan benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat. Kami menggunakan pola berbasis titik prioritas agar kampung-kampung dengan tingkat kebutuhan tinggi bisa lebih dulu terlayani,” ujarnya.
Setiap KPM menerima bantuan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Penyaluran dilakukan melalui titik distribusi yang menjangkau hingga ke tingkat kampung dengan melibatkan pemerintah daerah serta aparat kampung setempat.
Lucky menjelaskan, program bantuan pangan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
“Bantuan ini memiliki dua fungsi utama, yakni membantu daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen,” kata Lucky.
“Di sisi lain, ini juga mendukung penyerapan hasil produksi petani lokal agar ekosistem pangan tetap seimbang,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran distribusi di lapangan.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat kampung menjadi kunci agar bantuan ini bisa tersalurkan dengan baik hingga ke penerima manfaat. Dengan sistem distribusi yang semakin terarah, kami ingin memastikan kehadiran Bulog benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menekan potensi gejolak harga di Kabupaten Berau menjelang hari besar keagamaan. (*)

