BERAU TERKINI – Bupati Berau Sri Juniarsih menyerukan alarm kewaspadaan terkait kondisi generasi muda saat ini. Ia merasa prihatin melihat kecenderungan anak muda yang semakin terlena dengan kenyamanan gawai dan media sosial.

Kondisi ini dinilai menjadi tantangan terbesar dalam upaya menumbuhkan budaya membaca di Bumi Batiwakkal. Sri meminta seluruh pegiat literasi untuk bergerak lebih masif menghadirkan kegiatan edukatif di semua lini.

Upaya ini mutlak dilakukan untuk menjaga semangat belajar kaum muda agar tidak luntur tergerus arus hiburan digital. Literasi harus diperkuat sebagai landasan pengetahuan yang kokoh bagi penerus daerah.

“Saya meminta para pegiat literasi untuk memperbanyak kegiatan literasi di berbagai lini. Kita harus menjaga semangat belajar generasi muda agar mereka tidak lalai di tengah kenyamanan bermain media sosial,” ujar Sri Juniarsih.

Perluas Jangkauan

Membaca disebut sebagai gerbang pengetahuan yang tidak boleh ditinggalkan meski teknologi terus berkembang. Aktivitas ini dinilai mampu memperkaya cara berpikir sekaligus membangun karakter yang kritis dan produktif.

Sri berharap kolaborasi antara komunitas, sekolah, dan pemerintah dapat ditingkatkan. Ia ingin kegiatan literasi tidak hanya terkurung di ruang perpustakaan tetapi merambah ke ruang publik hingga lingkungan desa.

Ragam kegiatan seperti diskusi buku hingga kelas menulis dan pojok baca komunitas perlu diperbanyak. Semakin banyak ruang kreatif yang tersedia maka semakin besar peluang mengalihkan fokus pemuda ke hal positif.

“Kegiatan literasi harus menyentuh semua lapisan. Mulai dari diskusi buku, kelas menulis, pojok baca komunitas, hingga kegiatan kreatif yang dapat menarik minat anak muda,” pungkas Sri. (Adv)