BERAU TERKINI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau kembali mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Kelay dan Sungai Segah.

Peringatan ini disampaikan seiring naiknya debit air sungai yang dipantau melalui alat AWLR di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Sabtu (7/12/2025) pukul 13.20 WITA.

Berdasarkan pemantauan, ketinggian air mencapai 20,82 mdpl dan menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini membuat warga di daerah rawan banjir diminta untuk lebih siaga.

Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, menjelaskan, kenaikan debit air dipengaruhi oleh pasang tertinggi yang juga terjadi pada hari yang sama.

“Saat ini trendnya debit air terus naik, kemungkinan sampai malam nanti masih berpotensi naik karena bersamaan dengan dengan pasang air laut sampai jam 21.00 WITA,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi itu dapat berpotensi banjir, tapi masih dalam level rendah.

Namun, dia menegaskan, situasi tersebut dapat diperparah apabila terjadi hujan dengan intensitas lebat di wilayah hulu sungai.

Apalagi, BMKG memprediksi, hujan masih berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari dengan skala ringan hingga sedang.

“Semoga tidak signifikan dan menambah debit yang ada sekarang,” katanya.

Selain data dari AWLR, pihaknya juga menerima laporan kondisi debit air di jembatan Kelay mulai meningkat. Termasuk di hulu Segah juga sudah meningkat.

“Sebagian wilayah di aliran Sungai Segah sudah ada yang mengalami banjir. Statusnya akan terus kami update,” pungkasnya. (*)