BERAU TERKINI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Berau mencatat, hingga saat ini ada 233 perusahaan yang aktif beroperasi di berbagai sektor.

Berdasarkan data yang diterima Berauterkini, dari 233 perusahaan, terdapat 75 perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan.

Di bawah pertambangan, tercatat ada 28 perusahaan perkebunan.

Kemudian, ada 14 perusahaan penyuplai tenaga produktif ke setiap perusahaan di Bumi Batiwakkal.

Lalu, ada juga 14 perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata, terutama perhotelan dan resort.

Selanjutnya, di sektor kehutanan, terdapat 16 perusahaan yang saat ini aktif melakukan aktivitas dengan izin Hak Pengelolaan Hutan (HPH). 

Sisanya, terdapat 86 perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, alat berat, makan dan minum, tempat hiburan, hingga pers.

Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, menjelaskan, perusahaan pertambangan masih mendominasi sektor usaha di Bumi Batiwakkal.

“Perusahaan tambang masih dominan, sebarannya di wilayah barat dan selatan Berau,” kata Zulkifli kepada Berauterkini, Kamis (6/11/2025).

Jumlah tersebut diharapkan dapat terus meningkat. Dengan catatan, perusahaan baru nantinya memiliki manajemen yang baik.

Sebab, mereka harus memastikan serapan tenaga kerja dan membantu pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan sosial.

“Ini juga menjadi pihak yang menekan angka pengangguran di Berau,” ungkapnya.

Ke depan, kata dia, dalam menghadapi tantangan ekonomi, semua pihak diminta aktif melancarkan operasinya demi menekan inflasi.

Saat ini, angka pengangguran terbuka di Berau masih 5,15 persen. Tahun depan diharapkan berada pada angka 4 persen.

Harapan itu dianggap masuk akal karena saat ini perusahaan seperti PT Kertas Nusantara akan kembali beroperasi dan bisa menyerap tenaga kerja lokal.

“Semoga tahun depan ini dapat beroperasi,” sebutnya. (*)