BERAU TERKINI – PLN Berau masih memberlakukan pemadaman listrik sementara secara bergilir alias byarpet selama empat jam, pada Sabtu (31/10/2026). Pemadaman menyasar para pelanggan captive dari perusahaan.
Pemadaman listrik ini telah berlangsung sejak pukul 12.00 sampai 16.00 WITA siang nanti.
PLN Berau selama beberapa hari belakangan ini, dalam masa byarpet turut memadamkan listrik sementara ke perusahaan.
Bersamaan dengan itu, PLN juga tetap memadamkan listrik bagi pelanggan umum, khususnya di Tanjung Redeb, Sambaliung, dan Gunung Tabur.
Adapun perusahaan yang terdampak byarpet diantaranya, PT ATM, PT ABC, PT BC SMO, PT UT dan PT KDC.
Adapun pelanggan yang terdampak diantaranya, di Sambaliung, Kampung Tumbit, Tumbit Dayak, Tumbit Sari, Meraang dan Long Lanuk.
Di kawasan pusat perkotaan Tanjung Redeb, Jalan Diponegoro I, Jalan Murjani III, Jalan HM Isa III sebagian, Gunung Panjang dan Jalan Singkuang.
Sementara di Gunung Tabur, byarpet dialami pelanggan di Kampung Maluang, Paribau, Birang, Makassang dan Samburakat.
Melalui siaran informasi oleh PLN ULP Tanjung Redeb dalam siaran WhatsApp Channelsnya, disebutkan bila pemadaman masih berkaitan dengan kerusakan jaringan transmisi milik PLN.
Dikabarkan sebelumnya, bila tower transmisi penyambung jaringan Interkoneksi Mahakam di Gardu Induk (GI) Maloy ke GI Talisayan roboh.
Saat ini petugas tengah melakukan perbaikan dengan harapan proses tersebut berlangsung lebih cepat.
“PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan,” tulis Manajer PT PLN UP3 Berau, Erwinton Naibaho.
Selain memberikan informasi pemadaman tersebut, PLN ULP Tanjung Redeb juga mengajak seluruh pelanggan untuk bijaksana dalam menggunakan listrik.
Khususnya pada pukul 18.00 sampai 21.00 WITA.
Dengan mematikan listrik yang tak digunakan dan menggunakan suhu 24 derajat celcius untuk pendingin ruangan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan,” ucapnya.
Dalam catatan khusus, PLN ULP Tanjung Redeb menyampaikan bila proses pemadaman sementara ini bersifat tentatif.
Waktu pemadaman dapat mengalami perubahan jadwal, durasi lamanya pemadaman hingga pembatalan rencana pemadaman.
