BERAU TERKINI – PLN Berau masih memberlakukan pemadaman listrik sementara secara bergilir selama empat jam, pada Jumat (30/10/2026). Kali ini akan dialami oleh warga Kecamatan Teluk Bayur.

Cakupan pelanggan terdampak pemadaman bergilir mulai menyusut.

Bila sebelumnya hampir empat sampai lima kecamatan yang terdampak, kini hanya menyasar satu kecamatan saja.

Hal ini merupakan efek dari langkah taktis pengaktifan seluruh pembangkit cadangan yang ada di Berau yang berasal dari 33 mesin pembangkit yang dikelola oleh PLN Berau dan PT IPB.

Pengaktifan ini berangkat dari situasi darurat akibat dari rubuhnya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dari jaringan interkoneksi Mahakam.

Berkaitan dengan pemadaman listrik bergilir, kali ini akan berdampak bagi warga di Kecamatan Teluk Bayur, pada pukul 12.00 sampai 16.00 WITA sore nanti.

Adapun pelanggan yang terdampak diantaranya, pelanggan di Jalan M Iswahyudi, Jalan Elang, Jalan Garuda, Jalan Usaha Tani, Jalan Bandara Kalimarau, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Silo, Jalan Abu-Abu, Gang Ayam, Kampung Baru, Kandang Muntik, dan sekitarnya.

Melalui siaran informasi oleh PLN ULP Tanjung Redeb dalam siaran WhatsApp Channelsnya, disebutkan bila pemadaman masih berkaitan dengan kerusakan jaringan transmisi milik PLN.

Dikabarkan sebelumnya, bila tower transmisi penyambung jaringan Interkoneksi Mahakam di Gardu Induk (GI) Maloy ke GI Talisayan roboh.

Saat ini petugas tengah melakukan perbaikan dengan harapan proses tersebut berlangsung lebih cepat.

“PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan,” tulis Manajer PT PLN UP3 Berau, Erwinton Naibaho.

Selain memberikan informasi pemadaman tersebut, PLN ULP Tanjung Redeb juga mengajak seluruh pelanggan untuk bijaksana dalam menggunakan listrik.

Khususnya pada pukul 18.00 sampai 21.00 WITA.

Dengan mematikan listrik yang tak digunakan dan menggunakan suhu 24 derajat celcius untuk pendingin ruangan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan,” ucapnya.

Dalam catatan khusus, PLN ULP Tanjung Redeb menyampaikan bila proses pemadaman sementara ini bersifat tentatif.

Waktu pemadaman dapat mengalami perubahan jadwal, durasi lamanya pemadaman hingga pembatalan rencana pemadaman.