BERAU TERKINI — PLN ULP Tanjung Redeb menyatakan tengah berupaya mempercepat proses penanganan agar seluruh unit pembangkit dapat kembali beroperasi optimal.
Sebagian besar unit pembangkit listrik PLN di Berau saat ini beroperasi normal, sementara beberapa unit lainnya masih dalam proses pemeliharaan dan perbaikan.
Di saat yang sama, PLN juga mengoptimalkan pasokan daya dari sistem interkoneksi Kalimantan guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Manajer PLN ULP Tanjung Redeb, Clif Salomo, menjelaskan, dari total 33 unit mesin pada sistem kelistrikan Tanjung Redeb, 28 unit saat ini beroperasi penuh dan menyumbang sekitar 74,6 persen daya mampu pasok. Adapun lima unit sisanya masih menjalani perbaikan.
“PLN terus mempercepat penanganan unit-unit tersebut agar kapasitas pembangkit dapat kembali meningkat dan memperkuat keandalan pasokan listrik di Berau,” ujarnya kepada Berauterkini, Sabtu (24/10/2026).
Saat ini, kata dia, sistem kelistrikan Berau telah terhubung dengan Sistem Interkoneksi Jaringan Mahakam yang mencakup wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Jaringan interkoneksi ini memungkinkan penyaluran daya antardaerah menjadi lebih fleksibel.
“Namun, ketika terjadi gangguan pada sejumlah pembangkit yang memengaruhi kondisi sistem secara keseluruhan, penyesuaian operasi tetap diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan kebutuhan listrik masyarakat,” jelasnya. (*)
