BERAU TERKINI – Organisasi kesehatan dunia atau WHO mengingatkan potensi penyebaran Hantavirus yang menjangkiti penumpang kapal pesiar.

Sejumlah penumpang di kapal pesiar MV Hondius dilaporkan terjangkiti penyakit Hantavirus.

Diketahui kapal pesiar MV Hondius sedang berlayar melintasi Samudera Atlantik dari Argentina menuju Cape Verde.

Setidaknya terdapat 7 kasus Hantavirus yang menjangkiti penumpang kapal pesiar MV Hondius.

Di mana dari 7 kasus tersebut, terkonfirmasi 3 orang meninggal dunia, 1 orang kritis dan 3 orang lainnya mengalami gejala ringan.

Ilustrasi penanganan wabah penyakit (who.int)
Ilustrasi penanganan wabah penyakit (who.int)

“Sejumlah penumpang kapal pesiar mengalami penyakit gangguan pernapasan,” tulis laman resmi WHO.

“Kapal pesiar itu mengangkut 147 penumpang dan kru, di mana hingga 4 Mei 2026, dilaporkan ada 7 kasus Hantavirus, dari 7 kasus itu, tiga orang meninggal, satu orang kritis dan tiga orang lainnya mengalami gejala ringan,” jelasnya.

WHO mengungkapkan gejala dari penyakit Hantavirus yakni demam, gangunggan pencernaan, pneumonia, hingga gangguang pernapasan akut.

Menurut WHO, Hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari tikus.

Meski wabah ini jarang terjadi namun bisa menjadi kasus yang mematikan.

“Hantavirus ditularkan oleh tikus yang terjangkit penyakit, meski kasus ini jarang terjadi namun akibatnya bisa mematikan,” lanjutnya.

Pihak WHO memastikan akan memonitor perkembangan kasus Hantavirus.

Adapun saat ini status epidemi Hantavirus masuk dalam kategori rendah.

“WHO terus menganalisa risiko kasus ini, dan kejadian wabah Hantavirus masuk dalam kategori rendah untuk menjadi pandemi,” jelasnya.

“Kami terus memantau situasi penularan dan risiko penyebaran Hantavirus,” ucpanya.