BERAU TERKINI – Program bantuan seragam gratis bagi siswa baru jenjang pendidikan menengah di Kalimantan Timur akhirnya mulai bergulir. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi setempat melaporkan telah menyalurkan ribuan set pakaian sekolah dalam empat hari terakhir.
Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan menjelaskan bahwa distribusi tahap awal difokuskan pada dua kota utama. Penyaluran diprioritaskan untuk wilayah Samarinda dan Balikpapan sebelum dilanjutkan secara bertahap ke kabupaten lain.
Pemerintah daerah ingin memastikan standar kualitas maupun kuantitas seragam benar benar terpenuhi sebelum jangkauan diperluas.
“Distribusi sudah berjalan sekitar 7.500 seragam. Saat ini fokus di Samarinda dan Balikpapan,” ujar Rahmat, Kamis (4/12/2025).
Spesifikasi Khusus
Rahmat mengakui proses pengadaan sempat mengalami kendala teknis di lapangan. Mekanisme pergeseran anggaran serta tahapan lelang yang memakan waktu menjadi penyebab utama keterlambatan distribusi.
Seragam tersebut diproduksi dengan spesifikasi khusus untuk menjamin mutu yang diterima siswa. Meski tahun ini sebagian produksi masih dilakukan di luar pulau, pemerintah membuka peluang pelibatan penjahit lokal di masa mendatang.
Komitmen Pemerataan
Program ini merupakan bagian integral dari kebijakan pendidikan gratis yang menyasar seluruh siswa baru baik di sekolah negeri maupun swasta. Namun evaluasi tetap akan dilakukan menyusul adanya potensi pengurangan dana transfer dari pusat.
Rahmat menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar bantuan material semata. Hal ini adalah wujud nyata upaya pemerataan pendidikan agar biaya tidak lagi menjadi penghalang bagi anak daerah.
“Kami ingin memastikan setiap anak, terutama dari keluarga kurang mampu, tetap bisa bersekolah dengan layak. Seragam gratis ini salah satu bentuk komitmen kami,” tutupnya. (Ftr/Adv/Diskominfo Kaltim)
