BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih, melantik 354 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II setelah melalui proses pengangkatan pada awal tahun ini.
Dalam pelantikan kali ini, profesi guru masih mendominasi. Sebanyak 209 PPPK merupakan guru, tenaga kesehatan 56 orang, dan sisanya 89 orang tenaga teknis.
Sri Juniarsih menekankan pentingnya loyalitas pegawai ke kepala daerah. Sebab, para PPPK tersebut merupakan sumber daya manusia yang harus memahami program prioritas pemerintah.
Ratusan PPPK tersebut merupakan hasil kebijakan kepala daerah yang menyiapkan formasi di instansi agar mantan pegawai tidak tetap (PTT) tersebut masih bisa bekerja.
“Benar kalau NIP keluar dari pusat, tapi formasi kami yang siapkan,” kata Sri Juniarsih saat acara pelantikan di ruang pertemuan RPJPD Bapelitbang Berau, Jumat (19/9/2025).
Selain loyalitas, dia juga meminta agar para PPPK dapat bekerja secara profesional sebagai perwajahan pelayanan pemerintah.
Bila abai dengan pelayanan, maka pemerintah yang akan jadi sasaran masyarakat.
“Maka kami berikan haknya, tapi jalankan tugas secara profesional,” pesannya.
Poin penting lainnya, dia menekankan agar para PPPK tetap disiplin dalam bekerja dan menjalankan absensi digital secara jujur.
Dia menginginkan agar setiap pegawai tetap berada di kantor untuk memastikan kebutuhan administrasi berjalan dengan baik, termasuk pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Jangan curang, absen lalu pulang,” kata dia.
Bagi guru dan dokter, dia menyebut sebagai garda terdepan dalam menjalankan program prioritas pemerintah. Sektor kesehatan dan pendidikan menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah.
Sehingga, dia tak ingin guru maupun pegawai di puskesmas hingga rumah sakit memberikan sikap yang tak ramah kepada masyarakat.
Dia mengaku kerap mendapatkan laporan langsung dari masyarakat terkait sikap judes, cuek, hingga tak ramah para tenaga kesehatan tersebut.
Oleh karena itu, Sri menegaskan agar hal tersebut tidak terulang lagi.
“Kerja dengan profesional, berikan yang terbaik untuk daerah dan bangsa,” pesannya lagi. (*/Adv)
