BERAU TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mencatat kunjungan turis mencapai 312.032 orang hingga September 2025.

Disbudpar mengklaim capaian ini berkat rangkaian event pariwisata yang berlangsung sepanjang tahun.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menyatakan, pelaksanaan event tahun 2025 telah mencapai sekitar 90 persen.

Ia menyebut, sebagian besar kegiatan berjalan dengan sangat baik. Masih ada beberapa agenda terjadwal pada akhir tahun ini.

Beberapa event besar juga akan segera digelar. Rangkaian kegiatan itu termasuk Expo dan Promosi Pariwisata, Biduk-Biduk Run, dan Maratua Music Festival.

Festival musik tersebut menjadi daya tarik utama kawasan bahari Berau.

“Capaian event tahun ini sudah sangat baik. Sekitar 90 persen agenda pariwisata berjalan sesuai rencana,” ungkap Ilyas.

Ia menambahkan, hanya beberapa kegiatan dijadwalkan terlaksana di akhir tahun.

Meskipun demikian, Ilyas menjelaskan ada beberapa kegiatan yang batal.

Pembatalan itu termasuk festival Manutung Jukut dan Pawai Budaya yang merupakan agenda tahunan Berau.

Pembatalan ini terjadi karena efisiensi anggaran daerah. Pemerintah daerah harus menunda atau menyesuaikan beberapa kegiatan.

Suasana malam penutupan MJDF 2025. (Zuhrie/BT)

Tingkatkan Promosi dan Libatkan UMKM

Ilyas memastikan Disbudpar Berau terus berupaya keras mendorong promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Upaya itu menyasar turis domestik maupun mancanegara.

Hingga September 2025, kunjungan turis mencapai 312.032 orang. Rinciannya, 3.635 merupakan turis asing. Sementara, 308.397 adalah wisatawan nusantara.

“Angka ini menunjukkan tren sangat positif. Minat wisatawan berkunjung ke Berau masih cukup tinggi,” ujar Ilyas.

Ia berharap, jumlah kunjungan akan terus meningkat hingga akhir tahun. Hal ini didukung oleh event yang masih akan digelar.

Lebih jauh, Ilyas menyatakan Disbudpar berkomitmen kuat terus memperkuat promosi wisata dan pelestarian budaya lokal.

Semua kegiatan yang digelar diharapkan memberi dampak ekonomi. Manfaatnya menyasar masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM.

“Setiap event melibatkan pelaku usaha lokal dan seniman. Kami ingin pariwisata Berau terus berkembang. Sektor ini harus menjadi salah satu penopang ekonomi daerah,” tutupnya. (*/Adv)