Jadi Penyangga IKN, Andi Amir Minta Pemkab Harus Lirik Pengembangan Ekowisata  

  • Whatsapp

Foto: Ketua Komisi II DPRD Berau Andi Amir

TANJUNG REDEB – Sebagai persiapan ,enjadi daerah penyanggga ibu kota negara, Pemerintah kabupaten Berau harus sudah memiliki komitmen yang kuat untuk pengembangan ekowisata yang berwawasan lingkungan.

Bacaan Lainnya

Dikatakan  Ketua Komisi II DPRD Berau,ANDI Amir, Kabupaten Berau memiliki potensi ekowisata yang cukup baik dan tersebar di 13 kecamatan. Beberapa potensi wisata yang patut dikembangkan sebagai ekowisata yakni Danau Tulung Ni Lenggo di Kecamatan Batu Putih, Mangrove di Kampung Tanjung Batu.

Lalu ada juga objek wisata Merabu di Kampung Merabu Kecamatan Kelay. Serta masih banyak potensi lainnya .

“Sebetulnya kita ini kaya akan potensi wisata. Bahkan era saat ini pengembangan ekowisata itu sangat tepat bila mulai diterapkan. Bahkan dari yang saya sebutkan masih banyak lagi wisata yang bisa dikelola,”ujarnya belum lama ini.

Lanjut politisi Parti Golkar tersebut, yang dimaksud dengan ekowisata yakni, kegiatan wisata yang bertanggung jawab terhadap alam, memberdayakan masyarakat, meningkatkan kesadaran lingkungan dan  bukan sekedar wisata alam semata.

Kemudian, konsep ekowisata memiliki pengertian, sejarah, kriteria atau prinsip tersendiri dibandingkan wisata konvensional. Konsep tersebut tidak dapat dilepaskan dari sejarah yang melatarbelakangi lahirnya gagasan wisata berbasis konservasi lingkungan hidup tersebut. Seiring dengan meningkatnya kesadaran lingkungan hidup masyarakat global

“Ekowisata bisa menjadi ajang edukasi buat masyarakat dalam mengelola lingkungan serta bisa mendorong perekonomian masyarakat sekitar,”ungkapnya.

Kata Andi Amir, selain berpotensi mendatangkan pendapatan daerah, ekowisata juga bagian untuk membangun kesadaran lingkungan budaya dan rasa hormat.  

Apalagi, pengembangan ekowisata menurutnya akan mendorong munculnya produk UMKM lokal. Peran pemerintah harus tuntas dari awal hingga akhir dan ada pendampingan. Dirinya meminta, pemerintah daerah harus benar-benar mulai menyeriusi potensi ini.

“Itu wajib ketika targetnya memang bisa bertahan dalam jangka waktu panjang termasuk persiapan menyambut IKN nani,”ujarnya.

Pos terkait