Lagi, Bupati realisasikan Janji Kampanye. 1000 Laptop Guru Mulai Disalurkan

  • Whatsapp

Foto: Penyaluran Laptop bagi guru du Kampung Harapan Jaya, Kecamatan Segah.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau secara bertahap mulai merealisasikan bantuan program 1000 laptop bagi tenaga pendidik di Bumi Batiwakkal. Tahap pertama ditahun 2022 ini laptop untuk guru direalisasikan sebanyak 380 unit, masing masing 188 unit untuk 159 guru sekolah dasar (SD) serta 192 unit untuk guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bacaan Lainnya

Program 1000 laptop untuk guru ini disalurkan langsung melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Berau kepada kepala sekolah. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bersama Wakil Bupati, Gamalis dan Sekkab, M Gazali, secara simbolis juga menyerahkan bantuan laptop untuk guru di Kampung Harapan Jaya Kecamatan Segah pada Kamis (31/3/2022).

Program 1000 laptop untuk guru ini adalah satu dari 18 program prioritas yang telah ditetapkan Pemkab Berau yang merupakan janji kampanye dari pasangan Sri Juniarsih dan Gamalis saat maju sebagai kepala daerah Kabupaten Berau.

Meskipun baru terealisasi 38 persen, Sri Juniarsih berharap bantuan laptop bagi guru ini dapat benar benar memberikan manfaat dalam pengembangan dunia pendidikan. Pasalnya seiring dengan kemajuan teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga harus bisa turut mengikuti dengan menerapkan sekolah digitalisasi.

Guru harus melek teknologi, harus bisa menggunakan komputer dan menjangkau internet. Untuk itu perangkat penunjang harus didukung salah satunya dengan bantuan 1000 laptop untuk guru.

“Saat ini semua sudah serba komputer, serba digitalisasi sehingga guru harus bisa menguasai dan kita berharap pendidikan Berau semakin maju dengan bantuan ini,’ ungkapnya.

Pemkab Berau disampaikan Sri Juniarsih akan terus mengalokasikan bantuan laptop untuk guru sehingga 1000 laptop guru yang telah dijanjikan bisa terpenuhi. Alokasi anggaran yang terbatas mengharuskan program ini dilakukan secara bertahap agar program lain yang juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan beriringan.

“Insyaallah berikutnya akan direalisaiskan lagi karena memang harus secara bertahap menyesuaikan anggaran yang ada hingga nanti terealisasi 100 persen,” tandasnya.(*/hms)

Pos terkait