Catat, Penerima Beasiswa Harus Punya rekening Sendiri

  • Whatsapp

TANJUNG REDEB –  Proses realisasi pencairan beasiswa Berau Gemilang 2021 tak berjalan mulus. Pihak penyelenggara program terkendala proses pencairan. Mulai menghubungi masing-masing penerima hingga masalah rekening penerima.

Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Berau, sudah melakukan proses sejak pengumuman penerima September lalu. Menurut Kabag Kesra, Safri ada 1.650 pelajar dan mahasiswa Berau berhak menerima beasiswa dari total 2.009 pendaftar.

Bacaan Lainnya

“Masih diproses berkas pencairannya, semoga bulan November dananya bisa ditransfer ke penerima,”ungkapnya.Diakuinya ada keterlambatan dalam proses pencairan beasiswa Berau Gemilang ini.

Pasalnya, banyak dari calon penerima tidak melampirkan rekening tujuan. Sehingga panitia harus menghubungi satu-persatu calon penerima untuk meminta nomor rekening yang akan digunakan.

Menurut Safri, rekening pribadi calon penerima sangat penting dalam proses pencairan beasiswa. Sebab dana yang disiapkan harus ditransfer langsung ke rekening atas nama penerima bukan milik orang tua atau lainnya.

akan langsung di transfer oleh pemerintah daerah ke rekening masing-masing. Bukan kepada orang tua atau keluarga.

“Iya itu kendalanya, ada juga yang rekeningnya sudah tidak aktif. Makanya kami harus menghubungi satu persatu. Karena memang tidak boleh pakai rekening orang tua, keluarga atau orang lain,”bebernya.

Seperti yang sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya, besaran beasiswa yang akan diterima para pelajar SMA maupun mahasiswa akan berbeda. Khusus untuk kategori pelajar akan menerima sebesar Rp 2 juta dan mahasiswa Rp 3 juta.

Kemudian, dari 1.650 kuota yang ada itu, total anggaran yang disiapkan pemerintah daerah sebesar Rp 4,3 miliar. Dengan rincian, Rp 1,3 miliar untuk  650 orang tingkat SMA, dan Rp 3 miliar sisanya untuk mahasiswa.

“Untuk penerima nanti kami imbau agar menggunakan dana tersebut untuk keperluan sekolah atau kuliah. Bukan untuk keperluan yang tidak penting,” pesannya.(*)

Editor: RJ Palupi

Pos terkait