Menuju Papua, 12 Atlet Layar PON Kaltim Pamit ke Bupati

  • Whatsapp

TANJUNG REDEB – Demi meraih prestasi tertinggi, kontingen Kalimantan Timur dari cabang olahraga layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, bertolak lebih dulu. Sebanyak 12 atlet layar Kaltim yang berasal dari Berau, Kamis 9 September 2021 berpamitan dan meminta restu dari Bupati Sri Juniarsih.

Didampingi para pengurus, pelatih dan official, perwakilan cabor layar Kaltim dari Berau ini datang untuk berpamitan sekaligus meminta restu sebelum bertanding di PON Papua. Kontingen juga bercerita banyak hal kepada bupati yang mulai menjabat sejak Februari 2021 lalu itu.

Bacaan Lainnya

“Banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, mulai dari persiapan sarana dan prasarana, kesiapan atlet serta target yang akan dicapai pada event nasional itu,” ujar Sri Juniarsih, Kamis 9 September 2021.

Lebih lanjut, Sri Juniarsih menyampaikan dukungan penuh dan optimistis atlet layar Berau yang mewakili Kaltim bisa meraih hasil maksimal. Apalagi, prestasi anak-anak muda Berau untuk cabang olahraga layar pun tidak perlu diragukan lagi. Yang lebih membanggakan, ke-12 atlet dari Berau ini menjadi perwakilan penuh untuk Kalimantan Timur di PON Papua mendatang. Semuanya merupakan putra-putri asli Kampung Tanjung Batu.

“Tadi kita sudah berbincang banyak. Dan di atas kertas mereka memastikan ada peluang besar untuk bisa membawa pulang enam medali emas dari cabor ini,” ujarnya.

Bahkan untuk bisa meraih enam medali emas itu, atlet layar Berau telah berlatih selama tiga bulan penuh. Tetapi, secara umum pelatih dan official tetap menaruh target untuk meraih medali sebanyak-banyaknya.

Berangkatnya 12 putra-putri asli Berau dalam mewakili Kaltim menjadi ajang pembuktian jika kualitas atlet layar Berau cukup diakui di kancah nasional. Kaltim sendiri selalu menumpukan harapan dari cabang layar yang sudah dipusatkan di Berau, setelah pelaksanaan PON 2008 di Kaltim. Sejak itulah, sejumlah atlet Berau selalu jadi tulang punggung Kaltim, dan telah bertanding hingga ke level dunia.

Sri Juniarsih pun meminta masyarakat Berau nantinya dapat memberikan doa dan dukungan agar apa yang ditargetkan dapat tercapai.

“Kita berikan doa yang terbaik. Sehingga nama Berau semakin dikenal dalam menghasilkan atlet berprestasi hingga level nasional. Tidak menutup kemungkinan  Tanjung Batu bisa menjadi pusat atlet layar Kalimantan,” tutupnya. (*/adv)

Editor: RJ Palupi

Pos terkait