Gunakan Rumah Dinas Sekcam Segah dan Gedung SMP 1 Segah untuk Isoter Gejala Ringan

  • Whatsapp

TANJUNG REDEB-Pemerintah Kecamatan Segah kini sudah menyiapkan tempat untuk Isolasi Terpusat (Isoter) bagi masyarakat terpapar Covid-19, dengan gejala ringan.

Penyiapan isoter, merupakan arahan Bupati Berau, Sri Juniarsih beberapa waktu lalu. Yang mana, bertujuan untuk memaksimalkan kontrol dan pengawasan kepada pasien.

Bacaan Lainnya

Plt Camat Segah, Tri Anggoro mengatakan, bangunan yang digunakan untuk isoter sendiri merupakan Rumah Dinas Sekretaris Camat Segah dan ruang kelas di SMP 1 Segah. Untuk kapasitas tempat isoter yang disediakan, dapat mencapai 70 tempat tidur.

“Kalau di rumah dinas itu maksimal 10 bed, dan baru terisi 6 bed. Sementara untuk di gedung sekolah, kami baru mempersiapkan tempat-tempatnya saja,” terangnya, Minggu, 15 Agustus 2021.

Lebih lanjut diterangkannya, pengadaan fasilitas isoter di Kecamatan Segah dilakukan secara swadaya, dan mengandalkan anggaran dari Satgas Covid-19 kecamatan yang masih tersedia.

Terkait arahan bupati agar perusahaan turut membantu penanganan Covid-19 di kecamatan, ia mengaku segera berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Segah agar dapat berkontribusi melalui bantuan yang dibutuhkan.

“Segera kami tindak lanjuti apa saja yang masih dibutuhkan. Apakah itu berupa, dukungan makanan maupun bantuan lain yang sifatnya mendesak. Agar warga yang melakukan isolasi di fasilitas itu dapat merasa nyaman dan aman,” jelasnya.

Sekadar informasi, saat ini Kecamatan Segah masuk dalam zona merah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Berau, total pasien yang terpapar Covid-19 di sana, sebanyak 89 orang yang tersebar di 13 kampung.

Dijelaskan Tri Anggoro, selain kebutuhan sembako dan obat-obatan di Puskesmas Segah, kebutuhan lainnya adalah penyediaan vaksin untuk warganya. Apalagi diakuinya, untuk warga di Kecamatan Segah masih sangat sedikit warganya yang sudah divaksin.

“Belum ada 10 persen warga di sini (Segah) yang sudah divaksin. Memang vaksin ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid-19 di wilayahnya, dirinya meminta kepada seluruh kepala kampung, untuk meningkatkan kembali pengawasan kepada warganya. Terutama yang melakukan isolasi mandiri.

Serta melaporkan kepada petugas kesehatan apabila ada warga maupun karyawan perusahaan yang pulang dari luar daerah, guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat, selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

“Saya berharap kerjasama dari semua pihak, bersama-sama kita menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kecamatan Segah,” pungkasnya. (*)

Editor: Bobby Lalowang

Pos terkait