Hampir Semua Wilayah di Pesisir Berau Teraliri Listrik per Akhir 2021

  • Whatsapp

TANJUNG REDEB-Penambahan durasi penyalaan listrik bagi warga pulau Maratua dan Kampung Batuputih akan segera terwujud dalam waktu dekat ini. Itu dikatakan bupati berau Sri Juniarsih usai menerima laporan dari PLN Berau.

Dari laporan yang diterima, khusus di Kampung Batu Putih dari durasi penyalaan listrik 12 jam akan ditingkatkan menjadi 24 jam. Kemudian di Pulau Maratua dari 8 jam menjadi 12 jam.

Bacaan Lainnya

“Tadi sudah disampaikan pihak PLN dalam waktu dekat dua kecamatan ini layanan listriknya ditambah sesuai dengan kondisi wilayah di sana,” ujar Bupati, Rabu, 30 Juni 2021.

Bukan hanya menambah durasi layanan di dua wilayah tersebut. Ada juga di Kecamatan Kelay seperti Kampung Merasa dan Kampung Sidobangen pada Agustus 2021 ini akan segera teraliri listrik dengan durasi penyalaan 12 jam.

Apalagi di dua kampung ini jaringan listrik sudah cukup tersedia, namun baru tahun ini direncanakan akan teraliri. “Targetnya memang Agustus, semoga tidak ada hambatan,” ucapnya.

Nantinya, setelah dua kampung di Kecamatan Kelay ini sukses teraliri listrik di Agustus 2021.  Selanjutnya ada empat kampung lagi yang akan kembali dialiri listrik sampai dengan akhir 2021. Empat kampung itu yakni Kampung Ampen Medang, Semurut, Tabalar, dan Kampung Balikukup. Bahkan saat ini dari laporan PLN Berau sudah sampai progres pembangunan instalasi penunjang seperti tiang dan penarikan kabel.

“Jadi sampai akhir 2021 daerah pesisir nyaris semua teraliri listrik. Karena secara rasio elektrifikasi PLN, di Berau sudah sekitar 78 persen yang berlistrik per Mei 2021,” bebernya.

Dengan terealisasinya enam kampung lagi sampai dengan akhir tahun 2021, maka persentasenya sudah naik menjadi 98 persen. Sisanya tahun 2022 akan dituntaskan untuk dua kampung yakni Kampung Teluk Sumbang dan Kampung Teluk Alulu.

Bahkan, bupati berani berseloroh, jika ini rampung. Maka pertengahan 2022 sudah bisa dikatakan wilayah Berau tak ada kecamatan yang belum teraliri listrik.

“Sudah tidak ada daerah yang belum teraliri listrik, hanya saja mungkin durasinya yang berbeda beda. Ada yang nyala 8 jam, 12 jam dan 24 jam. Penambahan durasi juga akan dilakukan secara bertahap,” tutupnya. (*)

Editor : Bobby Lalowang

Pos terkait