Dinkes Usul Stop Perjalanan Dinas Keluar Daerah

  • Whatsapp

TANJUNG REDEB- Dinas Kesehatan Berau mengusulkan kepada Bupati Berau sementara waktu menghentikan kegiatan perjalanan dinas keluar daerah. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Iswahyudi buntut dari melonjaknya kasus terkonfirmasi covid-19.

Kata dia, sampai dengan saat ini sudah ada empat organisasi perangkat daerah yang tercatat pegawainya terkonfirmasi positif covid-19 setelah perjalanan keluar daerah. Bahkan beberapa di antaranya telah menjadi transmisi lokal dengan menularkan ke keluarganya.

Bacaan Lainnya

“Memang benar ada empat OPD yang dari catatan kami ada pegawainya terkonfirmasi, di antaranya Diskominfo, Dinas PUPR, DPMPTSP satunya saya lupa tapi nakes juga ada terkonfirmasi di RS Pratama Talisayan,” ujar Iswahyudi, Selasa, 29 Juni 2021.

Usulan untuk menghentikan sementara perjalanan dinas bagi ASN ini juga didasari peningkatan kasus yang cukup tinggi di sejumlah daerah lain. Terutama daerah tujuan perjalanan dinas yang paling sering seperti Samarinda, Balikpapan dan DKI Jakarta.

Sebab, sebagian besar ASN dari empat OPD ini terkonfirmasi usai melaksanakan perjalanan dinas dari Balikpapan dan Samarinda. Ia pun sangat mengharapkan kepala daerah sebagai pimpinan tertinggi para ASN ini bisa memahami situasi ini.

“Bukan hanya perjalanan dinas, sementara ini juga sebaiknya menghindari kegiatan pemerintah yang dapat menimbulkan orang berkumpul. Dan beralih ke virtual,” ucapnya.

Sampai dengan Selasa 29 Juni 2021, kasus terkonfirmasi covid-19 di Berau sudah menyentuh angka 5.024 kasus. 4.640 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 107 orang meninggal dunia dan 277 lain masih menjalani perawatan.

Mayoritas, para pasien terkonfirmasi ini merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah setelah cuti bekerja maupun kegiatan lainnya.

“Bukan hanya ASN kami imbau semua pihak saat ini sebaiknya menahan diri untuk keluar daerah. Ya karena rerata kasus ini dari perjalanan dan menjadi transmisi lokal,” tutupnya. (*)

Editor: Bobby Lalowang

Pos terkait