BERAU TERKINI – Kemenag Berau mengungkap jumlah jamaah haji yang sudah melakukan pelunasan biaya haji hingga di tahap 2 pelunasan.

Pelunasan biaya haji tahap 2 dijadwalkan mulai tanggal 2 hingga 9 Januari 2025.

Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono menjelaskan, persyaratan pelunasan biaya haji tahap 2 sama seperti tahap 1, yaitu harus istithaah dahulu.

“Sama persis cuman kan di tahap kedua ini pertama itu yang gagal sistem ya kemudian ada yang penggabungan mahrom,” ungkapnya.

Sebelumnya, ia mengatakan ada 37 jamaah yang belum melakukan pelunasan di tahap 1.

Jamaah tersebut kemungkinan terkendala penyakit yang perlu penanganan lebih lama, sehingga pada saat pelunasan ditutup di tahap 1, istithaah-nya belum keluar, sehingga harus diikutkan di tahap kedua.

Kemudian ada total 30 jamaah cadangan yang syaratnya tidak harus berangkat di tahun ini.

Pada pelunasan tahap 2, hingga hari ini, Rabu (7/1/2026), total keseluruhan dari pelunasan tahap 1 sudah ada 185 jamaah yang sudah melunasi.

Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono.
Kepala Kemenag Berau, Kabul Budiono.

Di mana jamaah tersebut sudah dalam keadaan istithaah, sehingga sudah bisa melunasi biaya haji. Sedangkan yang belum melunasi tersisa hanya 50 jamaah lagi.

“Ini yang masih ditunggu 3 hari ke depan sampai tanggal 9,” ujarnya.

Kabul menjelaskan mengapa yang belum membayar membludak hingga 50 jamaah, padahal informasi terakhir yang belum melunasi hanya 37 jamaah.

Hal itu dikarenakan di tahap 2 ini diisi oleh jamaah yang gagal sistem, penggabungan mahram, dan pendampingan lansia.

“Ditambah dengan cadangan makanya sampai segitu banyaknya. Cadangan diberikan kesempatan untuk memberikan pelunasan,” tambahnya.

Hal itu untuk mengantisipasi kalau-kalau ada jamaah yang masuk kuota itu tidak melunasi sampai batas akhir tanggal 9 Januari nanti dengan alasan menunda atau terkendala biaya, maka cadangan bisa berangkat.

Jadi, jamaah cadangan harus siap dengan catatan tidak harus meminta diberangkatkan tahun itu juga.

“Maka cadangan yang tadi sudah melunasi itu sesuai dengan nomor urut dia yang naik,” jelasnya.

Ia menjelaskan jika sampai di tanggal 9 mereka tidak bisa melunasi dengan beberapa macam alasan, maaka nanti jamaah tersebut akan otomatis ditunda tahun depan.

“Tahun depan nanti akan muncul lagi namanya, maka haknya yang cadangan tadi lah yang akan berangkat,” tutupnya.