BERAU TERKINI – Belasan ribu pengunjung wisata tumpah ruah di Kecamatan Biduk-biduk selama periode libur lebaran.

Dalam periode 13 Maret hingga 24 Maret 2026, tercatat wisatawan memadati sejumlah destinasi wisata unggulan di kawasan pesisir selatan Berau tersebut.

Kapolsek Biduk-biduk, AKP Suradi mengungkapkan, lonjakan kunjungan terlihat dari data di beberapa titik penyeberangan dan objek wisata.

Di Dermaga Kampung Teluk Sulaiman menuju Pulau Kaniungan kata dia, tercatat sebanyak 5.296 pengunjung, disusul dermaga Labuan Cermin menuju Pulau Kaniungan dengan 4.005 pengunjung.

Kemudian destinasi wisata Pantai Wisata Lamin Guntur dikunjungi sekitar 2.965 wisatawan.

“Tren kunjungan wisatawan tahun ini terlihat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Alhamdulillah, seluruh rangkaian aktivitas wisata berlangsung aman dan lancar,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Tak hanya itu, tingginya minat wisatawan juga terlihat dari tingkat hunian penginapan yang penuh sejak H-5 Lebaran Idul fitri hingga 27 Maret 2026.

Foto udara Dermaga Teluk Sulaiman yang diresmikan Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa waktu lalu. (Prokopim)
Foto udara Dermaga Teluk Sulaiman yang diresmikan Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa waktu lalu. (Prokopim)

Sistem keluar-masuk wisatawan pun menyesuaikan dengan pemesanan kamar masing-masing.

Meskipun tak sedikit juga wisatawan yang harus menginap di pelataran masjid karena tak kebagian penginapan.

Sebagian besar pengunjung datang dari berbagai daerah di Kaltim, seperti Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur.

Lalu ada juga wisatawan yang berasal dari Kaltara, dan wisatawan lokal asal Berau.

“Mayoritas pengunjung yang datang, menempuh perjalanan darat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan total diperkirakan mencapai 12.266 orang,” jelasnya.

AKP Suradi juga menekankan, pentingnya keselamatan bagi para wisatawan, khususnya yang menyeberang menggunakan transportasi laut. Seluruh pengunjung juga wajib menggunakan jaket pelampung (life jacket), demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami terus mengingatkan kepada para wisatawan agar mematuhi aturan keselamatan, terutama saat menyeberang. Keselamatan adalah hal utama,” tegasnya.